"我喜欢的男人下年打算跟一个女人结婚 "
Berlimpah cinta Sang Maha Cinta
Hadirkan cinta penguji cinta
Biar terpapar semua nyata
Biar berakhir di bayang mata
Ia tak akan merasa sepi
Tak ada janji yang teringkari
Hadir malaikat berwujud rapi
Senyum terukir di batas hati
Menyesal
Tak sadar di awal
Ia bersama rasa yang janggal
Namun haramlah berpikir sial
Pengakuan yang telah terhempas
Bawa ia hilang bergegas
Mengusap pipi basah membekas
Mencoba lari menghitung napas
Kakinya rapuh jatuh tersungkur
bangkit ditarik angin berbaur
riang tawa saat tertidur
meski tak nyata masih bersyukur
Sadar
Kini tinggal bayang di luar
Bukan tergapai tangan menjalar
Bibir bergetar
Badan kokoh dulu tak gentar
Biar
Siapa yang mampu bernalar
Suaranya bagai menampar
Ia hingar bingar
Melahap habis rasa dibakar
Biar
Senyum manisnya begitu sangar
Senin, 28 November 2016
Sabtu, 26 November 2016
Whenzhang Kesayangan
Ini bukan puisi, namun sebuah karya hasil UTS yang sempat mendapat pujian dari salahsatu Laoshi ketika aku berada di semester 3.
Wenzhang UTS! 😁
在北京的生活
爱德华是个留学生,现在在北京学习中国文化。他学了一年多了。他学得努力,认真。
爱德华每天都学习很忙,常常没有时间锻炼身体,所以他的身体不太好。来中国以后,他已经得过三次感冒了。他还住过一次院,看过中医,也吃过中药。他吃的药是中成药,甜甜的,一点儿也补苦。
感冒时,爱德华去看了中医。他觉得中医看病很有意思,不化验,只用手摸一摸脉就给病人开药方。还用按摩,针灸等方法给病人看病。看了中医,吃了一些中药,他的病就好了。
爱德华在北京住了一年多了,对那儿的生活他已经习惯了,尤其对中国菜特别习惯。他觉得中国菜很好吃。最喜欢吃的是北京烤鸭。
他有一个同学叫田芳。他们两个人常常一起学习,也常常一起准备考试。
有一天,爱德华告诉田芳,他在加拿大时,亲耳听过一位中国钢琴家演奏曲的《黄河》,好极了,他很想再听一遍。他听说,小提琴协奏曲《梁祝》很好听,他没听过。田芳听他这样说,就要借给他那张光盘。
爱德华在北京学习,感到很高兴。有很多好朋友,还可以吃很多好吃的东西,去有名的地方,比如,哈尔滨,海南岛,泰山,西安,敦煌,都非常漂亮。毕业后,他还要住在中国。
Ya, kira-kira beginilah karangan (wenzhang) yang harus disusun untuk UTS oleh mahasiswa semester 3 pada mata kulah Bahasa Cina 3,Sastra Cina UI. Menggunakan kosakata dan struktur yang ketika itu telah dipelajari.Aku suka wenzhang satu ini karena nilainya bagus. Berarti dapat disimpulkan, wenzhang-wenzhangku yang lain nilainya biasa aja 😂.Syukuri wenzhang yang ada, Sascin adalah anugerah! Dududu..
Menyelami Perjalanan Rasa
星期天,2016年 11月 27日。
Ku ambil segenggam rasa, lalu ku biarkan iya membelah.
Biarkan jumlahnya bertambah hingga tak terhingga.
Di tiap titik rasa itu, ku letakkan rindu.
Tak sengaja ku tinggalkan pula risau.
Adakah yang mampu hadir untukku, yang kini telah muak dengan kemilau maksiat yang merayu-rayu.
Aku suka, tapi pada siapa.
Jauh di ujung samudera cinta, ia tak ada cinta.
Permukaan laut meninggi seiring dengan deras tangisku.
Pasrah namun yakin dan setia padaNya.
Aku merancang, namun lupa berserah
Seakan apapun bisa terjadi.
Aku siapa, harus bagaimana.
Tak ada yang kuinginkan selain ridoNya.
Kuputar rantai nestapa di keramaian.
Topeng yang tebal siap menerjang kekhawatiran orang.
Untaian kata dilapis senyum tipis penuh kasih, sebetulnya penuh haru.
Alam menyaring hati-hati yang hadir.
Terseleksi dengan cantik,
Tuhan hadirkan makhluk yang bernama sahabat.
Aku di tengah semua ini, harusnya tak hanya meratap.
Nikmat bertumpah-ruah seakan tamparan cinta.
Matahari mulai naik, setir digenggam kedua tangan seorang lelaki yang mengharap dapat membawa sesuatu yang membahagiakan anak istri.
Aku memandang ke depan, memaksa melihat realita di luar, agar tak mati terpuruk pada kerisauan sendiri.
Ya, inilah kenyataan. Ada gelas kaca di atas meja, ada pula cangkir nan retak.
Tak saling menyapa, senggang.
Aku sedih, belum bisa merangkai mimpi untuk mereka.
Impianku dulu yakni mendukung impian suami.
Salahkah aku ingin menjadi istri yang baik.
Salahkah aku begitu yakin,
Tuhanku tersayang menghadiahkan jaminan rezeki bagi dua pemuda yang menikah demi menghindari maksiat. Oh, aku begitu sayang Tuhanku.
Silahkan marah, silahkan diam.
Aku pun menangis kala tahu ini memberi rasa sakit yang mendalam.
Atau mungkin memancing amarah yang dahsyat.
Tapi, yang kuinginkan ia bahagia, di manapun, dengan siapapun itu.
Kala dua hati bersatu, ada hati-hati lain yang terluka. Itu cerita lama, namun baru bagiku untuk dirasa.
我还希望他,总要希望。
Jumat, 06 Mei 2016
Gapura
Ku labuhkan hatiku, lalu ku menyebar cinta. Tatapilah wajahku lalu tersenyumlah. Meski tak dilihat dengan mata, namun hadirkanlah dalam kanvas di pikiranmu. kenalilah aku. Hadirkan pula bunga-bunga beserta kupu-kupu di kanvas itu, hiasi dengan warna yang kau sukai.
Jangan kau batasi sedikitpun kreasi yang sedang berjalan itu. Biasakan tidak memberi aturan, karena takutnya kau akan kecewa. Beri ruang seluas-luasnya, sebebas-bebasnya. begitulah cara terbaik untuk kau mengenaliku. :)
你可以把我放在你的心里。我一定很近,你别远远地
找我,就在你的心里。我最喜欢看是你笑着说着。你想什么,我就想什么。很多人不明白,但是我明白了。我们肯定分不开了。
Langganan:
Postingan (Atom)

